x
Kaget Pandu S, terpilih menjadi ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Stikes Ibnu Sina Ajibarang 2021-2022. Salah satu pokok penggerak yang dinamis humanis dalam aksi baru.
Sudah sewajarnya ketua BEM dipilih dengan persaingan dan momentum kampaye yang dipadu dengan visi-misi, track record dalam berdialog didepan mahasiswa. Kali ini berbeda, justru hal yang dilakukan oleh panitia sedikit tergesa-gesa saat pelaksanaan pemilihan ketua dan wakil ketua.
Kilas dari perjalanan pemilihan ini cenderung menimbulkan tanda tanya dari aspek pungutan suara itu sendiri, tidak ada kampanye ataupun poster yang bertebaran di media sosial pendukung. Selain itu, pengungguman hasil hitam dan tidak transparan menjadi faktor keraguan yang timbul di benak mahasiswa.
Lantas, apakah ini menjadi awal kodrat terbentuknya sistem kepemimpinan yang terbuka. Tapi ya memang langkah dalam kinerja awal sang pemenang langsung melakukan kordinasi jajaran divisi yang baru, walau belum ada angin segar soal hasil sistem pemilihan kemarin.
Panitia KPU Bem 'tidak terbuka'
Dewan Mahasiswa Stikes Ibnu sina, langsung memberikan arahan tanpa surat edaran bagi mahasiswa mengenai adanya pemilihan. Di samping itu hanya kepala inti saja yang menggaet kandidat lewat undangan whats app, mungkin hal ini perlu adanya perbaikan walaupun respon dari khalayak mahasiswa kurang. Akan tetapi setidaknya konsumsi info perlu adanya.
Akan lebih baik apapun yang terjadi tiap kendala dibicarakan dengan musyawarah mahasiswa dimana masukan dan pendapat tentang penyerapan keberhasilan tercapai.
Pandu Kaget dan Rini dinilai 'Punya Daya Loyal dan Unggul
Tidak salah lagi, sosok kaget pandu mungkin kurang disorot oleh mahasiswa S1 dan D3 Kelas Reguler. Karena beliau menjadi salah satu mahasiswa AP(Akhir Pekan) semester 5 yang perdana menjadi ketua BEM, bersama pasangan patner kerja BEM nya Rini D Y (Kelas Reguler) sem 5 juga merupakan perempuan dengan punya banyak penggemar.
Ibnu Sina, punya harapan besar kepada Ketua dan wakil BEM periode ini dengan punya tekat dan nilai yang sangat maskulin. Cita dan kemasyuran jadi tonggak keberhasilan.
Harapan bersama 'Ber-sinergi' bersama Dema
Komitmen dan kerja keras salah satu kunci, sejarah akan diukir oleh pemenang. Selamat untuk Pandu dan Rini, sinergi bermahasiswa.
@uyeye